Pasangan GBP/USD telah kehilangan momentum bullish, dan saat ini, formasi pada grafik tampak seolah-olah pound akan terus melemah. Harga bereaksi terhadap bearish imbalance 27, yang memungkinkan trader membuka posisi jual dan menciptakan prospek baru yang kurang optimistis bagi pound. Kemarin, the Fed mengetatkan kebijakan moneter, sementara hari ini Bank of England kembali mengambil sikap netral, tetap membuka peluang kenaikan suku bunga. Namun, "pintu yang terbuka" tersebut tidak memuaskan para trader. The ECB sudah melakukan dua kali pengetatan kebijakan, the Fed sekali, sementara Bank of England memperkirakan inflasi naik ke 4% dan masih berada di pinggir lapangan ketika bank sentral lain mengambil langkah yang lebih tegas. Dengan demikian, pound kembali tidak punya peluang untuk "menang" hari ini dan hanya berpotensi menguat sedikit dalam bentuk pullback korektif.
Terlepas dari gambaran yang tidak menguntungkan bagi pound Inggris dalam beberapa minggu terakhir, dolar juga telah menerima banyak pukulan dalam beberapa bulan terakhir, termasuk beberapa kemunduran yang signifikan. Jika the Fed tidak memutuskan untuk menaikkan suku bunga pada bulan September dan tidak memberi sinyal kesiapan untuk mengetatkan kebijakan setidaknya sekali lagi sebelum akhir tahun, saya masih akan mengantisipasi pelemahan mata uang AS. Saya tetap mengantisipasi hal itu, tetapi dari level yang lebih rendah. Imbalance 25 memainkan peran yang sama bagi pound seperti halnya imbalance 19 bagi euro – yaitu sebagai "harapan terakhir" dan zona penopang. Jika kedua mata uang Eropa tersebut mengukuh di bawah pola ini, tidak ada lagi yang mampu menahan laju para seller. Masih terdapat peluang bagi kelanjutan pertumbuhan di dalam rentang tahunan, tetapi peluang tersebut tidak akan bertahan selamanya.
Apakah saat ini para penjual memiliki prospek? Menurut saya, tidak banyak, tetapi harus diakui bahwa dolar telah memasuki periode yang menguntungkan. The Fed bukan hanya memutuskan untuk menaikkan suku bunga, tetapi juga memberi sinyal kepada para trader bahwa mereka siap melanjutkan pengetatan. Saya tidak percaya bahwa penurunan berkepanjangan pada GBP/USD dapat digerakkan oleh faktor ini saja; namun, dalam beberapa minggu terakhir pasar hampir tidak melakukan apa pun selain menetapkan kenaikan suku bunga FOMC. Apa yang dapat mencegah pasar untuk terus membeli dolar selama beberapa minggu lagi dengan latar kebijakan moneter the Fed yang cenderung mengetat?
Negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali gagal dan sekarang sudah tidak lagi berlangsung. Dari waktu ke waktu, Iran dan Amerika Serikat saling melancarkan serangan, ancaman, dan ultimatum, yang sama sekali tidak berpengaruh pada penyelesaian konflik dan pengakhiran perang. Tidak ada yang dapat memprediksi saat ini berapa lama lagi konflik tersebut akan berlanjut. Namun, jika konflik meningkat dan meluas, dolar bisa mendapatkan faktor dukungan tambahan.
Analisis grafik menunjukkan bahwa gambaran pasar berubah dari bullish menjadi bearish hanya dalam beberapa hari setelah likuiditas diambil dari level tertinggi bulan Mei. Pound bereaksi terhadap bearish imbalance 27, yang memicu penurunan harga yang baru. Imbalance 25 bisa menjadi target penurunan tersebut. Selain itu, sebuah bearish imbalance baru berpotensi terbentuk menjelang akhir sesi trading hari ini, dan para seller nantinya bisa mendapatkan peluang tambahan untuk membuka posisi jual.
Latar belakang ekonomi pada hari Kamis tidak mendukung pound Inggris. Bank of England sekali lagi mengambil sikap netral, tidak menaikkan suku bunga, tidak membuat pengumuman terkait pengetatan kebijakan moneter, dan jumlah anggota MPC yang bersikap hawkish tidak berubah dari pertemuan sebelumnya serta sesuai dengan ekspektasi para trader. Dengan demikian, pihak pwmbwli tidak mendapatkan motivasi yang cukup untuk melakukan serangan balik hari ini.
Latar belakang informasi secara keseluruhan tetap sedemikian rupa sehingga, dalam jangka panjang, saya tidak dapat mengharapkan apa pun selain pelemahan mata uang AS. Perang antara Iran dan Amerika Serikat tidak mengubah ekspektasi jangka panjang saya. Faktor geopolitik sempat memaksa pasar mengingat kembali status dolar sebagai aset lindung nilai selama beberapa bulan, tetapi konflik tersebut telah melewati fase paling aktifnya. Masa depan kebijakan moneter FOMC masih belum jelas, sementara pasar sendiri terus mengantisipasi hanya pengetatan, yang menjadi alasan utama sentimen positif di pihak penjual. Menurut saya, setiap penguatan dolar bersifat sementara dan digerakkan oleh faktor-faktor jangka pendek. Saya juga mencatat bahwa GBP/USD telah bergerak di dalam sebuah range selama satu tahun penuh. Rentang seperti itu memungkinkan trader mengantisipasi hampir semua pergerakan selama masih berada di dalam batas-batasnya. Hingga kini para pelaku pasar belum mampu mendorong harga keluar dari rentang tersebut.
Kalender berita untuk Amerika Serikat dan Inggris Raya:
Pada 18 September, kalender peristiwa ekonomi memuat dua agenda, yang keduanya dapat dianggap kurang signifikan setelah pertemuan dua bank sentral tersebut. Dampak latar belakang ekonomi terhadap sentimen pasar pada hari Jumat mungkin akan terbatas.
Perkiraan dan Kiat-kiat Trading GBP/USD:
Gambaran jangka panjang untuk pound tetap bullish. Dalam beberapa minggu terakhir, seller mengambil alih inisiatif, dan semua pola bullish terbaru menjadi tidak valid. Pengambilan likuiditas dari ayunan 1 Mei memungkinkan dimulainya penurunan; sinyal jual terbentuk di dalam inverted imbalance 27, dan sinyal bearish lain terbentuk di imbalance 27 pekan lalu. Dengan demikian, para trader saat ini dapat mempertahankan posisi jual mereka, dan masih ada ruang untuk kelanjutan penurunan baik pada euro maupun pound. Target saat ini untuk pound berada di area 1,3307–1,3333. Sebuah bearish imbalance lain mungkin terbentuk menjelang penutupan sesi trading hari ini, sementara imbalance 25 akan berupaya menghentikan laju para penjual dan "menyelamatkan muka" pihak pembeli. Latar belakang informasi belum cukup mendukung dolar untuk memungkinkan penurunan pasangan ini berlanjut menembus ke bawah imbalance 25.
TAUTAN CEPAT